tips atau cara jitu dalam memulai pembelajaran di era new normal
Menghadapi
era new normal atau sesuatu yang tidak biasa dihadapi karena adanya pandemi
COVID-19, dunia pendidikan menghadapi dilema sistem pembelajaran yang berangkat
dari tradisional menjadi digital.
Kini
digantikan dengan kegiatan pembelajaran melalui media elektronik (e-learning)
baik secara singkron ataupun secara nir-sinkron. E-learning nir-sinkron dapat
dilakukan secara dalam jaringan (daring) maupun secara luar jaringan (luring).
Pada
pembelajaran daring, pendidik dan peserta didik pada waktu yang sama berada
dalam aplikasi atau platform internet yang sama dan dapat berinteraksi satu
sama lain layaknya pembelajaran konvensional yang dilakukan selama ini.
Sedangkan pada pembelajaran luring, pendidik melakukan pengunggahan materi
melalui web, mengirim lewat surat elektronik (e-mail) ataupun mengunggahnya
melalui media sosial untuk kemudian dapat diunduh oleh peserta didik.
Dalam
cara luring, peserta didik melakukan pembelajaran secara mandiri tanpa terikat
waktu dan tempat. Di sisi lain, e-learning secara singkron hanya dapat terjadi
secara daring. Meskipun pada kenyataannya, kegiatan belajar mengajar secara
e-learning telah dilakukan oleh beberapa perguruan tinggi dari sejak lama,
namun cara pembelajaran seperti ini adalah kesadaran (awareness) terhadap era
Industrial Revolution 4.0, era yang membawa perubahan pada cara manusia dalam
bekerja, berinteraksi dan bertransaksi.
Namun, apakah kualitas e-learning tersebut dapat terpenuhi
sesuai dengan yang diingini? Tentu saja akan sulit dijawab karena dalam hal ini
melibatkan banyak faktor, memerlukan keterlibatan berbagai pihak, dan
ada 6 faktor yang harus di siapkan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar